Sudah hampir tiga minggu di Jeddah, males nulis dan baru semangat lagi benahi email dan benerin wordpress yang udah berbulan-bulan register tapi dianggurin, dan kenapa waktu udah mau dekat ujian baru ada mood?! – Biasa, kalau udah dateline baru kepikiran macam-macam, banyak yang ingat di waktu yang kurang tepat. Tapi kalau sudah ingat kenapa tidak langsung dikerjakan, teteup cari pembelaan, hihi..
Tapi kenyang juga kejar tayang baca buku buat ujian sementara buku-bukunya baru ada beberapa hari sebelum berangkat ke Jeddah. Dan baru tahu kemaren, kalau di UT ujiannya multiple choice.Hmmm… kayanya gampang juga, tapi pilihan cuma tiga dan biasanya kalau begitu, agak susah. What ever will be, will be.
Besok,Rabu, mulai training untuk Temus (tenaga musim) Haji. Pagi ini waktu cuci muka, sempat ngaca. Kalau waktu baru sampai kemaren difoto dan sekarang dibandingkan sama yang di depan kaca ala iklan-iklan produk kosmetik di tipi. Weitz..pasti keliahatan beda banget. Kemaren waktu baru sampai, kulit muka kering kerontang ditambah merah karena terbakar sinar matahari. Belum sisa jerawat-perjuangan. Sekarang, no need to mention, berkat tangan sakti Ibu, langsung sweeping “perangkat perang” di Carrefour dan Hyper Panda (super market), it turns better. Tapi neehhh…kalau dijemur di airport haji selama dua bulan ngga tahu juga kaya apa jadinya nanti. We’ll see. Ngga lucu juga kan kalau kerjanya pakai topi lebar tambah sun glass gede yang lagi in (kalau kata Mas Wiwid: kaca mata gaul), being such a lady kaya film Legally Blonde di tengah ‘barak’ di airport haji. Yang ada jadi sasaran empuk mata liar arab.
Tapi ngga ada yang bisa mengobati keringnya kulit disini, baik musim panas, apalagi musim dingin selain makan buah yang banyak plus teguk laban (yoghurt) banyak-banyak. Enyak..enyak..enyak..nyam..nyam.. -liaB-
Filed under: Days Tell